Menatap rinai titik hujan Yang luruh ke bumi Melepas nafas panjang Dinginnya hawa terasa Aku masih saja Tercenung dalam gulana Separuh jiwaku Seolah menghilang Berkali musim berganti T'lah kulewati sendiri Sampai saatnya tiba Kuingin melepaskan luka, a ha Ada ruang hampa di hati Mengharap terisi Ternyata, a na na na Seorang lelaki tegar pun tak kuasa Bertahan menanggung sepi ♪ Menatap cakrawala Haru kulihat pelangi Seusai badai Semoga angin lembut membelai Pikiran melayang Kini betapa kubutuh Wanita setia Yang berlindung di dada Memberi setangkup kasih Mengaliri urat darahku Sampai dunia berakhir Tak sekali pun dia berpaling, haaa Ada ruang hampa di hati Mengharap terisi Ternyata, a na na na Seorang lelaki tegar pun tak kuasa Menanggung sepi Hasratku, a na na na Semua lembaran kelabu 'Kan segera digurat warna, a haa Digurat rasa, a haa ♪ Ingin melepaskan luka Kurasa, haaa Ada ruang hampa di hati Mengharap terisi Ternyata, a na na na Seorang lelaki tegar pun tak kuasa Menanggung sepi Hasratku Semua lembaran kelabu 'Kan digurat warna Ternyata, haa hoo hohoo Tak kuasa menanggung sepi