Kudapati diri dalam keterpanaan Satu harmoni menyentuh Bulannya temani, surya tinggalkan hari Pagi dan malam terjadi Pada-da masa paderai hujan, tunas bertumbuhan Sehabis panas melanda tanpa kasihan Di sana sejenak, ku merenungi makna Hidup yang mengalir ke muara Pasang dan surutnya, seolah t'lah menjadi Bagian peristiwa alami ♪ Kudapati diriku dalam keterpanaan Satu harmoni menyentuh Bunga di padang angkuh berdandan Harum dan merona Hingga mesti layu terganti kuncup baru Di sana sejenak terbawa Ku merenungi makna Hidup yang mengalir ke muara Pasang dan surutnya seolah t'lah menjadi Bagian peristiwa yang alami Ooh ♪ Di sana sejenak terbawa Ku merenungi makna Hidup yang mengalir ke muara Pasang dan surutnya seolah t'lah menjadi Bagian peristiwa yang alami Ooh Semakin tersadar dan kuberi nilai semua Tiap gelombang yang kuhadapi (kuhadapi) Pasang dan surutnya seolah t'lah menjadi Bagian peristiwa yang alami ♪ Ooh, ooh Kudapati diri dalam keterpanaan Satu harmoni menyentuh