Bila kau ada waktu, tinjaulah batinku Gelisah dan bermimpi untukmu Kerap mengusik kalbu, setiap senyummu Melambungkan hasratku, merindu Hari-hari berlalu, terselimuti ragu Mengundang tanya kau dan aku Saat kita bersama, seolah t'lah terbaca Dua hati bersisian, namun tak berpadu nian Bila kau ada waktu, tinjaulah batinku Gelisah dan bermimpi untukmu Kerap mengusik kalbu, setiap senyummu Melambungkan hasratku, merindu, woo ♪ Rangkai sikap yang samar Lidah kelu bergetar Pesonamu menyuluh daku Ingin menyusun kata Lebih dari biasa Dimabuk kabut renjana Kepayang ku tak berdaya Bila kau ada waktu, tinjaulah batinku Gelisah dan bermimpi untukmu Kerap mengusik kalbu, setiap senyummu Melambungkan hasratku, merindu, woo Hu-hu-hu-hu-hu Woo-huu Hu-hu-huu Hu-uu (Dimabuk kabut renjana) (Kepayang ku tak berdaya) Bila kau ada waktu, tinjaulah batinku Gelisah dan bermimpi untukmu Kerap mengusik kalbu, setiap senyummu Melambungkan hasratku, merindu, woo Bila kau ada waktu, tinjaulah batinku Gelisah dan bermimpi untukmu Kerap mengusik kalbu, setiap senyummu Melambungkan hasratku, merindu, woo