Dendam dan benci merasukku Luka dan perih menghasutku Badai angin menghempas Merubuhkan ragaku Ragaku Ragaku ♪ Dendam dan benci merasukku Luka dan perih menghasutku Bara api membakar Meleburkan ragaku Ragaku Ragaku ♪ Kala sukma tergoreskan luka Merekah, meriakkan gelapnya Demi masa takkan ku teralih Untuk semua yang t'lah dilajui Telah kutitipkan percaya tanpa sekali pun curiga Sampai waktu menancapkan pedang kepada mataku yang lelah berlinang Mengakar sebagai sepi, merantai menjelma api Membakar hidup-hidup yang sejatinya telah redup tentang kita Dalam setiap ujian, kejutan Senyum yang kaugoreskan, peluk yang kauhadirkan Tamak oleh khianat yang telah kaurencanakan Dan bisa-bisanya kau tetap berlaku biasa setelah segalanya kaubuat binasa Pergilah Pergilah menuju ruang yang telah menggantikan kenang Kelak pagi akan menyapamu dengan sesal yang bertamu Tak ada yang bisa kausajikan kecuali sedih yang tenggelam Dari perih berbalut dendam Tak ada satu pun yang mampu meredam semua amarahku Bahkan teriakku di sini tak ada yang mampu hentikan Karena t'lah kuhapuskan jejak yang dulu t'lah kutapaki Sendiri Sendiri Tak ada satu pun yang mampu meredam semua amarahku Bahkan teriakku di sini tak ada yang mampu hentikan Karena t'lah kuhapuskan jejak yang dulu t'lah kutapaki Sendiri Sendiri Hingga kausadari Hingga kausadari Hingga kausadari Hingga kausadari