Sampai kapankah menyadari? Ini bukanlah yang abadi Sungguh, jalan yang aku tempuh Haruslah berarti Aku hanyalah sementara Dunia tak bisa selamanya Hingga akhirnya ku merasa Hidupku bermakna Masihkah ada untukku 'Tuk kembali ke jalan-Mu? Masihkah ada waktu Membuka pintu hatiku? Tuhan, hanya Kau yang tahu Ke mana aku berjalan Doa dalam sujudku Mencari pintu surga-Mu (ﻳﺎ ﻣﻨﺎﻥ) Sampai kapankah menyadari? (Kapan menyadari) Ini bukanlah yang abadi Oh, sungguh, jalan yang aku tempuh Haruslah berarti Masihkah ada untukku 'Tuk kembali ke jalan-Mu? Masihkah ada waktu Membuka pintu hatiku? Tuhan, hanya Kau yang tahu Ke mana aku berjalan Doa dalam sujudku Mencari pintu surga-Mu Masihkah? Masihkah? Masihkah ada untukku (ربنا آتنا في الدنيا حسنة) 'Tuk kembali ke Jalan-Mu? Masihkah ada waktu (وفي الآخرة حسنة) Membuka pintu hatiku? (وقنا عذاب النار) Sanggupkah merubah semua ini? Aku percaya kepada-Mu Masihkah ada untukku (masih ada) 'Tuk kembali ke Jalan-Mu? (Jalan-Mu) Masihkah ada waktu (membuka pintu) Membuka pintu hatiku? Tuhan, hanya Kau yang tahu (Tuhan yang tahu) Ke mana aku berjalan Doa dalam sujudku (dalam sujudku) Mencari pintu surga-Mu (ربنا آتنا في الدنيا حسنة) (وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار)